Pertanyaan-pertanyaan seputar Pendidikan

  1. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

Soal :

  1. Jelaskanlah pengertian kurikulum!
  2. Jelaskan prinsip pengembangan kurikulum!
  3. Kemukakanlah faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kurikulum!

Jawaban :

  1. Kurikulum merupakan suatu rencana atau bahan tertulis yang dapat dijadikan pedoman bagi para guru di sekolah dalam kegiatan belajar yang direncanakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
  2. Prinsip pengembangan kurikulum yakni prinsip relevansi, efektivitas, efisiensi, fleksibilitas, kesinambungan, objektivitas, dan demokratis.
  3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kurikulum di antaranya ketersediaan sarana dan prasarana, kesiapan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, dukungan orang tua dan masyarakat, serta dukungan manajemen sekolah.

  1. MENETUKAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Soal :

  1. Jelaskan pengertian tujuan pembelajaran!
  2. Jelaskan tujuan pembelajaran berdasarkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik!
  3. Tulislah salah satu kompetensi dasar pada mata pelajaran yang Saudara ampu! Setelah itu, tuliskan tujuan pembelajaran berdasarkan kompetensi dasar yang Saudara pilih!

Jawaban :

  1. Tujuan merupakan pengikat segala aktivitas guru dan peserta didik.Tujuan tersebut harus dicapai dalam proses pembelajaran.
  2. Dalam tujuan pembelajaran, ada tiga ranah/aspek, yang dicapai, yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
  3. Kegiatan belajar :

Menganalisis prinsip kerja komunikasi Client Server

Tujuan pembelajaran            :

  1. Memahami prinsip kerja komunikasi klien server
  2. menganalisis kerja klien server

  1. PEMILIHAN MATERI KEGIATAN PENGEMBANGAN YANG MENDIDIK

Soal :

  1. Bagaimanakah mengidentifikasi materi pembelajaran dengan memperhatikan hakikat pengalaman belajar?
  2. Bagaimanakah mengembangkan materi pelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran?
  3. Bagaimanakah menerapkan pengalaman belajar yang diperoleh sesuai dengan tujuan pembelajaran?

Jawab :

  1. Dalam mengidentifikasi materi pembelajaran hendaknya memperhatikan hakikat pengalaman belajar peserta didik.
  2. Materi pelajaran dikembangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  3. Penerapan pengalaman belajar yang diperoleh disesuaikan dengan  tujuan pembelajaran.

  1. PENYUSUNAN PERENCANAAN SEMESTER

Soal :

  1. Jelaskan pengertian pendekatan pembelajaran!
  2. Tuliskanlah macam-macam pendekatan pembelajaran yang pernah digunakan!
  3. Jelaskan pengertian pendekatan saitifik dalam proses pembelajaran!
  4. Jelaskan masing-masing konsep dasar model pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran berbasis masalah, dan model pembelajaran berbasis penemuan!

Jawaban :

  1. Pendekatan adalah seperangkat asumsi yang mendasari pembelajaran. Pendekatan bersifat aksioma yang menggambarkan hakikat subjek yang akandiajarkan secara benar. Pendekatan tersebut merupakan suatu rangkaiantindakan yang terpola atau terorganisir berdasarkan prinsip-prinsip tertentu(filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang terarah secara sistematis padatujuan-tujuan yang hendak dicapai. Pendekatan yang digunakan dalam peroses pembelajaran, ada dua macam,yaitu pendekatan ilmiah (pendekatan saintifik) dan pendekatan nonilmiah (pendekatan tradisional).
  2. Macam pendekatan pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Penggunaan pendekatan tersebut digunakan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Pendekatan proses, misalnya digunakan pada Kurikulum 1984, pendekatan integratif digunakan pada Kurikulum 1994, pendekatan kontekstual digunakan pada Kurikulum 2004 dan KTSP 2006, pendekatan saintifik digunakan dalam Kurikulum 2013.
  3. Pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah (Saintifik) lebih efektif hasilnya dibandingkan dengan pembelajaran tradidional. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada pembelajaran tradisional, retensi informasi dari guru sebesar 10 persen setelah 15 menit dan perolehan pemahaman kontekstual sebesar 25 persen. Pada pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah, retensi . Pendekatan ini bercirikan penonjolan dimensi pengamatan, penalaran, penemuan, pengabsahan, dan penjelasan tentang suatu kebenaran. Dengan demikian, proses pembelajaran harus dilaksanakan dengan dipandu nilai-nilai, prinsip-prinsip, atau kriteria ilmiah.
  4. Konsep dasar model pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran berbasis masalah, dan model pembelajaran berbasis penemuan
  5. Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

Pembelajaran Berbasis Proyek dapat dikatakan sebagai operasionalisasi konsep “Pendidikan Berbasis Produksi” yang dikembangkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK yang berfungsi menyiapkan lulusan untuk bekerja di dunia usaha dan industri harus dapat membekali peserta didiknya dengan “kompetensi terstandar” yang dibutuhkan. Dengan pembelajaran “berbasis produksi” peserta didik di SMK diperkenalkan dengan suasana dan makna kerja yang sesungguhnya di dunia kerja. Dengan demikian, model pembelajaran yang cocok untuk SMK adalah pembelajaran berbasis proyek. Langkah-langkah pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek dapat dijelaskan dengan diagram sebagai berikut. Pertama, penentuan pertanyaan mendasar. Kedua, menyusun perencanaan proyek. Ketiga, menyusun jadwal. Keempat, monitoring. Kelima, menguji hasil. Keenam, evaluasi pengalaman.

  1. Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

Model pembelajaran berbasis masalah dilakukan dengan adanya pemberian rangsangan berupa masalah yang kemudian dilakukan pemecahan masalah oleh peserta didik yang diharapkan dapat menambah keterampilan peserta didik dalam pencapaian materi pembelajaran.  Dalam model pembelajaran berbasis masalah ada lima fase. Fase 1, orientasi peserta didik kepada masalah. Fase 2, mengorganisasikan peserta didik. Fase 3, membimbing penyelidikan individu dan kelompok. Fase 4, mengembangkan dan menyajikan hasil karya. Fase 5, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

  1. Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning)

Discovery Learning adalah proses belajar yang di dalamnya tidak disajikan suatu konsep dalam bentuk jadi (final), tetapi peserta didik dituntut untuk  mengorganisasi sendiri  cara belajarnya dalam menemukan konsep. Dalam model Discovery Learning, peserta didik diarahkan untuk memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif hingga  akhirnya sampai pada suatu kesimpulan.  Dalam mengaplikasikan metode Discovery Learning di kelas, ada beberapa prosedur yang harus dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar secara umum sebagai berikut:

(1) stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan);

(2) problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah);

(3) data collection (pengumpulan data);

(4) data processing (pengolahan data);

(5)verification (pembuktian); dan generalization (menarik Satu kesimpulan/generalisasi).

  1. PENGEMBANGAN INDIKATOR DAN INSTRUMEN PENILAIAN

Soal :

  1. Jelaskan pengertian indikator pencapaian kompetensi!
  2. Jelaskan cara mengembangkan indikator pencapaian!
  3. Tulislah salah satu contoh indikator pencapaian kompetensi dengan memilih satu kompetensi dasar pada mata pelajaran yang Saudara ampu!

Jawaban :

  1. Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap,pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengankarakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensidaerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
  2. Indikator Pencapaian

Kompetensi menggunakan kata kerja operasional. Kata kerja operasional pada indikator digunakan sebagai acuan dalam penentuan butir soal. Untuk menjadi dasar dalam penulisan soal pengetahuan, dapat digunakan kata kerja operasional seperti;

  • Kemampuan mengingat: antara lain mengutip, menyebutkan, menjelaskan, menelusuri, menulis.
  • Kemampuan memahami: antara lain memperkirakan, menjelaskan, mengkategorikan.
  • Kemampuan menerapkan: antara lain menugaskan, mengurutkan, menentukan, menerapkan, menggunakan.
  • Kemampuan menganalisis: antara lain menganalisis, menyimpulkan, menemukan.
  • Kemampuan mengevaluasi: antara lain membandingkan, merangkum, memproyeksikan.
  • Kemampuan mencipta: antara lain mengabstraksi, meningkatkan, merumuskan,menggeneralisasi, menampilkan.
  1. Kegiatan Belajar              :

Menganalisis prinsip kerja komunikasi Client Server

Indikator pencapaian kompetensi dasar:

  • Memahami prinsip kerja komunikasi klien server
  • Menganalisis kerja klien server

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s